Pembahasan Berdasarkan sifat zat pencemarnya, pencemaran lingkungan dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut. Pencemaran fisik, yaitu pencemaran yang diakibatkan oleh masuknya benda-benda seperti kaleng, plastik, kaca, atau karet. Pencemaran kimiawi, yaitu pencemaran yang diakibatkan oleh masuknya zat-zat kimia baik organik maupun anorganik.
Pada hakekatnya kata Latin data adalah bentuk jamak dari datum. Sehingga istilah data ini dapat digunakan sebagai kata benda jamak atau dalam bentuk tunggal. Namun yang pasti dalam bahasa sehari-hari “data” paling sering digunakan dalam bentuk tunggal, sebagai kata benda massal seperti “pasir” atau “hujan“. Sedangkan dalam arti penelitian, information dapat dibedakan berbagai macam. Salah satunya jikalau dilihat berdasarkan sifatnya. Data Berdasarkan Sifat Jenis Data Berdasarkan Sifat Data Kualitatif Data Kuantitatif Contoh Data Berdasarkan Sifatnya Sebarkan ini Posting terkait Data Berdasarkan Sifat Berdasarkan sifat data pada mengerucut pada penggunaan metode penelitian. Dimana, implementasi ini menujukan adanya keseimbangan antara data statistik dan jenis data penelitian yang lainnya, mulai dari tahapan pengumpulan sampai pada langkah penganalisisannya. Jenis Data Berdasarkan Sifat Berdasarkan sifatnya, data bisa dibedakan menjadi dua, yaitu Data Kualitatif Data kualitatif adalah information non numerik, seperti halnya dengan teks, video, foto atau rekaman sound yang dihasilkan dari wawancara. Jenis information yang satu ini dapat dikumpulkan dengan menggunakan catatan harian dan dianalisis menggunakan teori dasar grounded theory atau analisis tematik. Data kualitatif disebut juga sebagai information kategorikal, yaitu jenis data ini tidak selalu diukur menggunakan angka, tetapi dikategorikan berdasarkan properti, atribut, label, dan pengenal lainnya. Namun, nomor seperti nomor KTP, nomor telepon, dan lain-lain. Dianggap sebagai data untuk penelitian kualitatif karena bersifat kategoris dan unik untuk satu individu. Adapun untuk data kualitatif bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Information nominal Dalam statistik dan statistika, information nominal juga dikenal sebagai skala nominal ialah klasifikasi variabel penelitian berkategori, yang tidak memberikan nilai kuantitatif apa pun. Kadang-kadang disebut sebagai data berlabel atau bernama. Istilah nominal diciptakan dari nomenklatur Latin “Nomen” artinya nama, digunakan untuk memberi label atau memberi nama variabel tanpa memberikan nilai kuantitatif apa pun. Data Ordinal Information ordinal ialah jenis data kualitatif dimana variabel mempunyai kategori alami, teratur dan jarak antar kategori tidak diketahui. Misalnya saja information terkait kepuasan pelanggan yang dimasukkan dalam skala variabel “sangat puas, kurang puas, tidak puas”. Data Kuantitatif Data kuantitatif adalah jenis data yang nilainya dapat diukur dalam bentuk angka atau hitungan, dengan nilai numerik unik yang terkait dengan setiap kumpulan data. Information kuantitatif disebut juga data numerik. Sehingga secara lebih jauh, data kuantitatif lebih jauh menggambarkan variabel numerik misalnya Berapa banyak? Seberapa sering? Berapa banyak?. Data kuantitatif bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Data diskrit Information diskrit ialah jenis data yang hanya terdiri atas angka-angka penghitungan, dan karenanya tidak dapat diukur. Pengukuran seperti berat, panjang, tinggi tidak diklasifikasikan dalam data diskrit. Data diskrit dikenal pula sebagai data atribut. Data diskrit tidak bisa dipecah menjadi beberapa unit yang lebih kecil, tapi biasanya dihitung dalam bilangan bulat dan tidak ada yang setengah nilai. Information Kontinu Data kontinu ialah jenis data yang menggunakan nilai numerik yang bisa dipecah menjadi beberapa unit yang lebih kecil. Berbeda dengan information diskrit yang tidak dapat diukur, data kontinu bisa ditempatkan pada skala pengukuran misalnya berat, panjang, waktu, dan lain sebagainya. Data kontinu bisa dibagi lagi menjadi dua jenis information, yaitu Data interval didefinisikan sebagai jenis data yang diukur dalam suatu skala, dimana setiap titik ditempatkan pada jarak yang sama satu sama lain. Information rasio di sisi lain, merupakan perpanjangan dari data interval. Information ini adalah jenis data yang terakhir ketika kita berbicara tentang pengukuran karena data rasio memberi tahu kita tentang urutan, jarak yang tepat antar unit pada skala, dan mempunyai nol mutlak Contoh Information Berdasarkan Sifatnya Sedangkan untuk contoh penggunaan data kualitatif dan data kuantitatif berdasarkan pada sifatnya. Yaitu; Contoh Data Kualitatif Contoh data kualitatif yang berupa data nominal misalnya seorang peneliti perlu membuat database nomor telepon dan lokasi sejumlah orang. Survei online dapat dilakukan dengan menggunakan pertanyaan terbuka tertutup. Apabila menggunakan pertanyaan terbuka misalnya “Masukkan nomor telepon Anda dengan kode negara”. Akan tetapi, cara terbaik untuk mengumpulkan information ini adalah melalui opsi terbuka tertutup, yaitu kode negara akan menjadi opsi input tertutup, sedangkan nomor telepon dibuat opsi terbuka, seperti Contoh Data Kualitatif Contoh information kualitatif yang berupa data ordinal misalnya data yang dikumpulkan dari mengajukan pertanyaan dengan skala likert, seperti pada survei yang dilakukan oleh sebuah organisasi melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan untuk menyoroti pertanyaan “Bagaimana Anda menilai pengalaman Anda bekerja dengan kami?” Sangat bagus Bagus Buruk Sangat buruk Contoh Information Kuantitatif Contoh data kuantitatif yang berupa data diskrit meliputi; jumlah siswa di kelas, jumlah hari dalam setahun, usia individu, dan lain-lain. Saat mencoba mengidentifikasi information diskrit, kita dapat mengajukan pertanyaan berikut; Bisakah itu dihitung? Bisakah itu dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil? Contoh information kuantitatif yang berupa data kontinu meliputi Tinggi seseorang Berat bayi yang baru lahir Kecepatan angin harian Suhu freezer Waktu dalam perlombaan Berat seekor anjing Panjang daun Dan lainnya Itulah tadi artikel yang bisa diberikan pada semua kalangan berkenaan dengan macam-macam information berdasarkan sifat beserta contohnya dalam penelitian.
Untukdapat menghitung analisa selisih bop baik selisih anggaran atau selisih kapasitas penentuan tarif bop sering dibedakan menjadi 3 jenis yaitu sebagai berikut. Berdasarkan sifatnya biaya overhead pabrik dibagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu: Biaya mesin produksi (pemeliharaan & reparasi) baca 6 contoh soal diagram lingkaran & jawabannya pdf.
28 April 2013 Materi Kelas 8 Advertisement 1. LETAK INDONESIA Letak Indonesia artinya tempat beradanya wilayah Indonesia di permukaan bumi. Berdasarkan sifatnya, letak dapat dibedakan menjadi dua, yaitu letak astronomis atau letak absolut dan letak geografis atau letak relatif. a. Letak Astronomis letak absolute Letak astronomis dapat diartikan sebagai letak wilayah berdasarkan kedudukan garis lintang dan bujur. Secara astronomis, wilayah Indonesia berada antara 6° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT. Berdasarkan letak astronomis Indonesia tersebut maka Wilayah Indonesia paling utara terletak di Pulau Weh 6° LU. Wilayah Indonesia paling selatan terletak di Pulau Roti 11° LS. Wilayah Indonesia paling barat terletak di kota Sabang 95° BT. Wilayah Indonesia paling timur terletak di kota Merauke 141° BT. Garis Lintang Garis lintang merupakan garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan khatulistiwa. Garis khatulistiwa membelah bumi menjadi dua belahan utara dan belahan selatan. Garis khatulistiwa atau garis equator atau garis lini adalah garis lintang 0o. Garis lintang dipergunakan untuk membagi wilayah iklim di bumi yang disebut iklim matahari. Kota Pontianak dijuluki sebagai “Kota Khatulistiwa” karenagaris lintang 0o persis berada di Kota Pontianak. Garis Bujur Garis bujur adalah garis khayal pada peta atau globe yang menghubungkan kutub utara dan selatan bumi. Bumi dibagi menjadi 180o garis bujur timur BT dan 180o garis bujur barat BB. Perhitungan garis bujur 0o dimulai dari Kota Greenwich dekat Kota London. Garis bujur dipergunakan untuk menentukan waktu suatu daerah. Setiap selisih garis bujur 15o selisih waktunya 1 jam . Pergeseran arah ke timur waktu maju, sedangkan ke arah barat waktu mundur. Pengaruh letak astronomis Indonesia 1 Letak lintangnya menyebabkan Indonesia beriklim tropis. dengan ciri-ciri sebagai berikut memiliki curah hujan yang tinggi, memiliki hujan hutan tropis yang luas dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, menerima penyinaran matahari sepanjang tahun, banyak terjadi penguapan sehingga kelembapan udara cukup tinggi. 2 Letak bujurnya membagi wilayah Indonesia ke dalam tiga daerah waktu berikut ini. Waktu Indonesia Barat WIB dengan patokan garis bujur 105° BT Daerah waktunya meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Waktu Indonesia Tengah WITA dengan patokan garis bujur 120° BT Daerah waktunya meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Waktu Indonesia Timur WIT, dengan patokan garis bujur 135° BT. Daerah waktunya meliputi Kepulauan Maluku, Papua, dan pulaupulau kecil di sekitarnya. b. Letak Geografis Letak geografis diartikan sebagai letak suatu wilayah kaitannya dengan wilayah lain di muka bumi. Secara geografis. Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak geografis Indonesia yang demikian menempatkan Indonesia di posisi silang, sehingga Indonesia berada pada jalur transportasi perdagangan yang ramai. Dampak dari posisi silang tersebut menyebabkan Indonesia kaya akan keragaman budaya dan suku bangsa. Perpaduan antara letak astronomis dengan letak geografis Indonesia tersebut menimbulkan kondisi sebagai berikut Matahari bersinar terus menerus sepanjang tahun. Penguapan tinggi, sehingga kelembapan juga tinggi. Memiliki curah hujan yang relatif tinggi. Memiliki wilayah hutan hujan tropis yang cukup lebat. Memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau sebagai akibat pergerakan angin muson. Peredaran Semu Matahari Tahunan Peredaran semu matahari adalah gerakan semu matahari dari khatulistiwa menuju garis lintang balik utara 23½o LU, kembali ke khatulistiwa dan bergeser menuju ke garis lintang balik selatan 23½o LS dan kembali lagi ke khatulistiwa. Pada tanggal 23 Maret, posisi matahari tepat di atas khatulistiwa 0°, kemudian matahari seolah-olah bergeser ke arah Utara, hingga pada tanggal 21 Juni, matahari seolah-olah berada agak condong di Utara, yaitu di titik balik Utara. Pergerakan matahari seolah-olah terus terjadi, seiring dengan berjalannya waktu, matahari kembali bergeser ke Selatan, hingga pada tanggal 23 September, matahari kembali tepat di atas khatulistiwa, kemudian matahari seolah-olah bergeser ke arah Selatan, hingga pada tanggal 22 Desember, matahari seolah-olah berada agak condong di Selatan, yaitu di titik balik Selatan. Pergerakan matahari seolah-olah terus terjadi, seiring dengan berjalannya waktu, matahari kembali bergeser ke Utara, hingga pada tanggal 23 Maret, matahari kembali tepat di atas khatulistiwa. Kondisi ini berjalan terus menerus sepanjang waktu. Angin Muson a. Angin muson barat Bertiup setiap bulan Oktober sampai Maret, saat kedudukan semu matahari di belahan bumi selatan. Hal ini menyebabkan tekanan udara maksimum di Asia dan tekanan udara minimum di Australia, maka bertiuplah angin dari Asia ke Australia tekanan tinggi ke rendah. Karena angin ini melalui Samudra Hindia, maka angin tersebut mengandung uap air yang banyak, sehingga pada bulan Oktober sampai Maret di Indonesia terjadi musim penghujan. b. Angin muson timur Bertiup mulai bulan April sampai September, di mana kedudukan semu matahari di belahan bumi utara. Akibatnya tekanan udara di Asia rendah dan tekanan udara di Australia tinggi, sehingga angin bertiup dari Australia ke Asia. Angin tersebut melewati gurun yang luas di Australia, sehingga bersifat kering. Oleh karena itu wilayah Indonesia saat itu mengalami musim kemarau.
Berdasarkanletak kalimatnya paragraf dapat dibagi menjadi 3 jenis seperti yang akan di jelaskan dibawah ini : 1. Jenis Paragraf Deduktif. Paragraf deduktif adalah paragraf yang memiliki kalimat utama pada awal paragraf, lalu di ikuti dengan kalimat pelengkap setelahnya. Paragraf deduktif ini paling sering digunakan karna penulisannya yang
azisabdul1231 azisabdul1231 IPS Sekolah Menengah Pertama terjawab Iklan Iklan bima1210 bima1210 udara,tanah,air semoga membantu Iklan Iklan ayukanggraeini ayukanggraeini 1. Letak astronomis2. Letak Geografis Iklan Iklan Pertanyaan baru di IPS Sebut kan 5 macan irama yang kamu ketahui Tuliskan peninggalan peninggalan megalithik! soal ujian IPS kelas 8 semester 2 Tuliskan tahap-tahap penambangan!Tugas Ips Rumah tangga konsumen mendapatkan laba dari Sebelumnya Berikutnya Iklan
DokumenBerdasarkan Kegiatan; Berdasarkan kegiatannya, dokumen dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu: Dokumen Pribadi, yaitu dokumen berhubungan dengan kepentingan individu. Contohnya SIM, Akta Lahir, KTP, Ijazah; Dokumen Niaga, yaitu dokumen yang berhubungan dengan perniagaan atau transaksi jual beli. Contohnya cek, nota, kuitansi
dila300 dila300 Astronomi,geografis,geologis Iklan Iklan
411:00 PM Add Comment Iklim dan Cuaca. Pengelompokan Awan Berdasarkan Bentuk dan Ketinggiannya ~ Berdasarkan bentuknya, awan dapat dibedakan menjadi tiga kelompok utama, yaitu (1) Cirrus, yaitu awan yang bentuknya halus seperti kapas; (2) Cumulus, yaitu awan yang bergumpal-gumpal seperti bulu domba; dan (3) Stratus, yaitu awan yang berlapis
Berdasarkanbentuk permukaannya, cermin dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu cermin datar, cekung dan cembung. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar, cermin cekung dan cermin cembung pada proses pemantulan cahaya. Untuk itu, silahkan kalian simak baik-baik penjelasan berikut ini.
Macammacam data berdasarkan waktu pengumpulannya juga dibedakan menjadi dua, yaitu cross section dan time series atau berkala. 1. Data Cross Section. Data cross section adalah data-data yang waktu pengumpulannya sama, misalnya adalah jumlah perusahaan di bidang teknologi pada Januari 2022. 2.
Petabisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu peta umum dan peta khusus. Berikut penjelasanya. 1. Peta umum. Peta umum yaitu peta yang memberi gambaran umum suatu daerah ataupun wilayah. Peta umum dibagi menjadi 3 jenis yaitu : a) Peta topografi Adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi secara lengkap dengan reliefnya.
Secaraumum non logam merupakan penghantar panas yang buruk, namun terdapat satu unsur non logam yang dapat menghantarkan panas dengan baik yaitu grafit. Sekian tanya-jawab mengenai berdasarkan sifat-sifatnya unsur dapat dibedakan menjadi tiga yaitu unsur logam metaloid dan unsur n, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.
. 90xv0s73sn.pages.dev/47790xv0s73sn.pages.dev/28690xv0s73sn.pages.dev/790xv0s73sn.pages.dev/49190xv0s73sn.pages.dev/13390xv0s73sn.pages.dev/34190xv0s73sn.pages.dev/36390xv0s73sn.pages.dev/409
berdasarkan sifatnya letak dapat dibedakan menjadi tiga yaitu