CintaDalam Diam. Ini adalah cangkir ke tiga kopi yang aku minum sore ini, bahkan sepotong brezel yang kubeli belum aku sentuh sedikitpun, beginilah caraku menghangatkan tubuh pada musim dingin, biasanya aku akan menghabiskan bercangkir-cangkir kopi untuk menaikkan suhu tubuhku. Cerpen Karangan Elika Dwi WijayaKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 10 June 2017 Masa SMA merupakan masa masa terindah bagiku. Masa masa dimana aku tertarik dengan lawan jenis. Bukan berarti aku belum tertarik dengan lawan jenis ketika SMP, aku sudah tertarik akan tetapi rasa ketertarikanku lebih besar ketika duduk di bangku SMA. Ketika itu aku kelas 1 SMA. Sejak pertama masuk perhatianku terpaku kepada seorang perempuan berambut panjang yang duduk di bangku belakang. Wajahnya yang cantik dan sikapnya yang kalem layaknya seorang wanita membuat aku terkesima karenanya. Inginku menyapa dia akan tetapi entah mengapa lidah ini seperti kaku dan tak bisa mengeluarkan kata sedikitpun jika berada di dekatnya. Selain itu jantung juga berdegup kencang. Apakah ini tandanya aku jatuh cinta? yah aku jatuh cinta kepada dia. Terlalu dini memang untuk jatuh cinta mengingat aku dan dia belum pernah mengobrol. Tetapi bagaimana lagi, perasaan tidak bisa dibohongi. Inikah jatuh cinta pada pandangan pertama? Namaku Rino dan wanita idolaku bernama Tantri. Tinggiku sekitar 165 cm dan tantri mungkin sekitar 160 cm. Kulitnya putih bersih dan perawakannya tinggi untuk ukuran seorang wanita pada umumnya. Perkataannya lembut dan kalem, tetapi jujur saat itu aku belum pernah mengobrol dengannya. Aku tau perkataanynya kalem dan lembut karena aku memperhatikan dia ketika dia sedang bercengkerama dengan teman yang lain. Aku lihat tidak banyak para lelaki yang ingin berkenalan dengannya. Padahal wajarnya jika ada cewek cantik itu biasanya para laki laki berebut ingin berkenalan dengannya. Aku tidak tahu mengapa mungkin dia terlalu mmproteksi diri dengan para lelaki. Aku lihat dia juga sedikit cuek atau dingin kepada laki laki yang ingin bicara dengannya. Aku takut nanti pada saat aku ingin berkenalan dengannya dan ingin mengajak dia mengobrol dianya malah cuek. Itu bisa membuatku trauma untuk kenalan dengan cewek lagi. Tapi aku mencoba mencari suatu kesempatan agar bisa berbicara dengan dirinya. Hari kamis dengan suasana yang cerah pagi hari, aku sengaja berangat lebih awal karena ada pelajaran olahraga. Setiba di sekolah tak seorang pun ada di sana. “wah, ternyata aku terlalu pagi yah berangkatnya sampai sampai belum ada seorangpun di sini” gumamku. Aku duduk di kursi pojok kanan paling belakang. Dari dulu aku memang suka duduk di bangku belakang supaya jika ngantuk tidak terlihat oleh guru, hehe. Tak ada aktifitas yang aku lakukan di bangku itu, yang aku lakukan hanya melamun memandang papan tulis yang penuh coretan Pak Hari guru bahasa inggris yang belum dihapus dan aku juga sama sekali tidak paham apa maksud pelajaran tersebut. Maklum lidah jawa sulit tuk belajar bahasa inggris hehe. Tiba tiba lamunanku buyar setelah ada seseorang masuk ke kelas. “hai kok melamun saja?” kata orang itu. “eh, enggak kok cuma ingin mencoba memahami materi bahasa inggris kemarin itu lho kok sulit banget yah”. Jawabku canggung. “oh, itu yah… iya nih aku juga agak tidak paham dengan materi tersebut”. Tambahnya. “oh ya kalau boleh tau nama kamu siapa? kita sekelas tapi belum pernah kenalan”. Tanyaku. Aku mengulurkan tanganku dan dia juga mengulurkan tangannya sembari menjawab pertanyaanku tadi. “namaku tantri, nama kamu siapa?” tanyannya balik. Lalu aku menjelaskan namaku dan kami ngobrol banyak sekali hingga tak terasa jam sudah agak siang dan banyak teman teman kami yang tiba. Sebenarnya ketika berkenalan tadi aku sedikit takut jika dia akan cuek padaku akan tetapi tidak, dia sangat berbeda dari apa yang aku pikirkan. Dia sangat hangat. Lalu kami duduk ke kursi kami masing masing. Jam sudah menunjukkan jam dan waktunya istirahat. Waktu istirahat hanya aku gunakan untuk memandang wajah tantri yang tentunya juga sembunyi sembunyi. Malu juga jika ketahuan memperhatikannya. Bagiku dia begitu sempurna. Aku membayangkan bisa bersanding dengannya kelak. Widiiihhh aku terlalu tinggi mengkhayal. Hari berganti hari, miggu berganti minggu dan bulan berganti bulan. Aku dan Tantri sudah semakin akrab. Aku sudah tidak merasa canggung lagi bercengkerama bahkan bercanda dengan dia. Sejak awal aku memendam cinta padanya akan tetapi hingga saat ini aku belum berani mengungkapkannya. Maklum dia merupakan wanita pertama yang mampu membuatku tergila gila. Hingga aku tahu ada anak laki laki kakak kelas yang juga suka padanya. Laki laki itu sama sepertiku, suka dengannya akan tetapi yang membedakan yaitu dia lebih berani untuk menunjukkan sikap bahwa dia menyukainya. Sedangkan aku sedikitpun tak ada keberanian padaku. Aku takut ditolaknya. Hingga akhirnya aku pendam rasa ini tanpa sepengetahuannya. Tersiksa memang, tapi aku tak mempunyai kekuatan super seperti supermen. Wajahku tidak setampan artis Shah Rukh Khan beda dengan laki laki itu yang jujur saja dia berwajah seperti model. Aku tidak mau tersiksa oleh perasaanku sendiri dan aku memutuskan untuk menjauhi tantri. Aku menjauhinya bukan karena aku benci dia tapi demi menyelamatkan perasaanku. Hatiku diliputi rasa cemburu tatkala mereka jalan bareng dan hatiku semakin hancur ketika aku mendengar jika mereka sudah jadian. Sepulang sekolah Tantri memanggilku. “Rino, kok akhir akhir ini kamu aneh sih?”. Tanya Tantri mendekatiku. “aneh bagaimana maksudmu Tantri?”. Jawabku. “kamu kayaknya menjauhiku ya, memang mengapa apa aku ada salah ma kamu no?” tanya Tantri penuh heran. “ah enggak kok, mungkin itu hanya perasaanmu saja tri sudah ya aku buru buru mau pulang nih soalnya dirumah sibuk.” Jawabku. “tunggu Rino, kamu belum menjawab pertanyaanku… rino… rinooo!”. teriak tantri padaku yang telah berlalu. Keesokan harinya aku berjanji pada diriku sendiri jika aku akan melupakan tantri dan aku juga berjanji tidak akan pernah menceritakan bagaimana perasaanku sebenarnya padanya. Sulit memang melupakan orang yang sebenarnya kita cintai tapi mau tak mau aku harus move on. Salahku memang, aku mencintainya tapi aku tidak berani untuk mengungkapkannya aku seorang pecundang sejati. Waktu itu aku benci dengan diriku. Dengan seiring berjalannya waktu, hubungan Tantri dan Laki laki itu semakin erat saja hingga kelas 2 SMA. Dan setelah lulus aku tidak tau bagaimana hubungan mereka serta aku tidak pernah berhubungan ataupun kontak dengan tantri kini aku menjalin dengan seorang wanita yang usianya 3 tahun lebih muda daripada aku. Aku harap hubunganku dengannya akan berakhir bahagia. Cerpen Karangan Elika Dwi Wijaya Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Elika Dwi Wijaya, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Trauma Oleh Tie Tiek Dulu, kamu adalah bahagiaku. Hidup bersamamu adalah impianku. Aku selalu berharap semoga bisa hidup berdampingan selamanya bersamamu. Berharap kamu akan mencintaiku setulus hati, seperti juga aku yang mencintaimu dengan Timpukkan Membawa Berkah Oleh Anindita Pramesti Zahara Sontak rasa kaget itu muncul saat pak Kun membicarakan soal Dion. Dion itu cowok ganteng yang banyak disukai cewek. Dia ikut eskul basket. Awalnya gue gak merhatiin banget si Is That You Oleh Febi Auliasari Nora tahu jika mencintai dalam diam itu memerlukan konsekuensi. Iya! Gadis itu sudah tahu betul jika ia tidak menyatakan perasaannya, cintanya tak akan pernah terbalas. Namun, Nora sadar diri. Karena Jerawat Oleh Nanda Insadani Merupakan sebuah kebanggaan memiliki wajah mulus tanpa jerawat ataupun noda hitam di wajahmu. Namun, Ambar hanya bisa sabar dan tabah dalam menghadapi hidup ini. Menjadi seorang gadis remaja tidak Demam LGBT Oleh Novi Nurlailah Sederet tulisan di layar laptopku itu membuatku makin gelisah. Berita hari ini penuh dengan singkatan menakutkan yang menghantui kehidupanku akhir-akhir ini. Aku berusaha mengacuhkannya namun tidak semudah kelihatannya. Cemas “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Filempendek terbaru ni dari Mhd Multazam Kali ini bareng Musfita dewi - kandar -khaira - yusrizal Ikuti terus ya Nonton sampai habis Pokoknya jangan lupa ko

Cerpen Karangan TariKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Cinta Pertama Lolos moderasi pada 10 April 2019 Aku sita cewek, nama panggilan, aku punya teman kecil yang sangat banyak dan yang paling spesial hando cowok. Kami berteman dari kecil, kami sekolah tk, sd, smp, sma. Dia sempat sekolah di surabaya dan kelas 2 dia pindah di smaku juga. Cerita ini dimulai saat aku mulai smp, gak tau kenapa lama-lama aku mulai menyukai temanku itu. Aku suka dia karena dia itu pendiam, cuek dan klemar klemer pokoknya cool deh menurutku walaupun menurut teman-temanku enggak. Aku selalu satu kelas sama dia, aku sangat bahagia tapi aku juga bingung musti memulai dari mana. Setiap hari bertemu aku selalu menutupi perasaanku dengan biasa saja padahal di hatiku perasaanku berkecamuk gak karuan, mau gimana lagi ini cinta pertamaku jujur aku malu dan bingung kalau musti ngomong suka duluan. Pas lulus smp aku gak pernah dengar kabar dari hando, aku gak tau dia lanjutin sma dimana. Terus aku di kasih info sama temenku kalau hando sekolah di surabaya, saat itu perasaanku hancur, sedih campur-campur tapi apa daya aku bisa apa. Aku mau susul itu gak mungkin, aku mau nangis atau teriak-teriak malah bikin malu diri sendiri. Satu tahun sudah aku di sma, pagi itu aku siap-siap ke sekolah dengan semangatnya. Gak tau kenapa seperti ada pertanda dari semalem aku sudah gak bisa tidur karena pengen ke sekolah. Pas aku mau naik angkot kendaraanku saat pergi ke sekolah di dalam aku sudah melihat pangeran cinta pertamaku di dalam. Dia senyum kepadaku dan dengan sumringah aku membalasnya. Dalam hatiku oh my god itu hando jujur mau aku peluk sebagai tanda aku kangen tapi itu gak mungkin aku lakuin. Mulai hari itu hando sekolah di smaku. Tapi justru kedekatanku sama hando mulai goyah. Kami sering berselisih paham dan tak jarang kami saling diam. Jangankan mau ungkapkan perasaan berbicara saja aku mulai jarang. Aku makin jauh sama dia mungkin bisa dibilang jauh sekali, tapi dalam jauhku itu aku masih selalu memperhatikan dia. Aku gak tau dia begitu atau gak ke aku tapi aku gak peduli dan cuma satu peganganku aku masih memiliki perasaan ke hando. Tahun-tahun berganti aku sudah berusaha move on dari perasaan ini tapi sejauh yang aku bisa aku selalu gak bisa. Akhirnya kamipun lulus sma dan aku merantau sedangkan aku gak tau hando kemana. Saat kami ketemu pas lebaran aku beberapa kali bertemu dan perasaan itu masih ada. Tapi apa daya aku gak berani ungkapkan perasaan ini dan aku gak tau hando punya perasaan ke aku atau tidak. Miss u hando cinta pertamaku yang gak jadi pacar pertamaku. Cerpen Karangan Tari Blog / Facebook Wel geduel bleh Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Tari, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Mengagumimu Oleh Lusiana Pagi yang cerah, begitu indah. Matahari terbit dengan kehangatannya. Terlihat seorang gadis berjalan dengan santainya. Ia adalah Uffi. Uffi adalah seorang gadis SMP. Ia hendak berangkat sekolah dengan penuh Julita Oleh Nomasdedo Dipagi hari, aku ditemani oleh secangkir kopi mocacino. Pandanganku terpaku pada sudut jendela kamarku yang terlihat oleh cahaya matahari pagi, dan diselimuti hawa dingin yang terasa sampai dalam hati. Evening Momment Oleh Nebula Salnia Wajahnya seram, anak-anak akan lari tunggang langgang jika kebetulan lewat di dekatnya. Wajah datar nya sangat mengintimidasi. Kulitnya sawo matang, rambut botak, badan tegap berisi. Dia adalah satpam kompleks Cinta Dalam Hati Oleh Anisa Puspawati “Alika Maharani” itu namaku. Aku baru duduk di kelas XII SMA. Aku mengagumi seseorang, dia adalah teman sekelasku di kelas X dulu, namanya “Faiz”. Orangnya keren, ganteng, tapi sedikit Pengagum Misterius Oleh Yuni Maulina Embun masih menempel di dedaunan, mentari pagi mulai menampakkan dirinya. Seperti biasa, Dinda menuju halte bus yang tak seberapa jauh dari rumahnya. Untuk menuju halte bus, Dinda harus menempuh “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"

13Rekomendasi Cerita Wattpad Sedih yang Menyentuh Hati dan Bikin Nangis. Sebuah luka yang ternanam karena cinta bertepuk sebelah tangan, memang sering kali dialami dalam kisah percintaan. Novel ini menceritakan tentang Zeta yang akhirnya sadar, kalau dia hanya dimanfaatkan Agra saja. Setiap orang pasti menginginkan sebuah pernikahan yang Reads 8,910,448Votes 309,687Parts 28Complete, First published Mar 30, 2016Table of contentsDapatkah aku menjadi Wanita seperti Fatimah Az-ZahraThu, Sep 15, 2016Proses Menjadi Seseorang Yang Lebih Baik LagiThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Kau Meminangku Tanpa Ta'arufThu, Sep 15, 2016Bukan Namaku yang Terselip dalam DoamuThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Belajar Untuk MencintaimuThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Surat Cinta Yang Tak DinantiThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Kenyataan Ini MenyakitikuThu, Sep 15, 2016Ikhlaskah Bila Aku Berbagi?Thu, Sep 15, 2016Kehilangan Yang Menyakitkan 1Thu, Sep 15, 2016Kehilangan Yang Menyakitkan 2Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Masa Lalu Yang MenyakitkanThu, Sep 15, 2016Awal Dari Sebuah Perjuangan 1Thu, Sep 15, 2016Awal Dari Sebuah Perjuangan 2Thu, Sep 15, 2016Pintu Surga Yang Tak Pernah DirindukanThu, Oct 20, 2016Wed, Jan 18, 2017Hanya Info & Sudut PromosiWed, Jan 24, 2018PO KEDUA CINTA DALAM DIAMWed, Feb 7, 2018PO Ketiga Cinta Dalam DiamMon, Aug 27, 2018Fri, Nov 23, 2018Sudah Terbit Sebagian Part Sudah Dihapus Seindah cinta yang dimiliki oleh Ali dan Fatimah. Mereka menyimpan cinta mereka dalam diam, hanya doalah yang menjadi jalan agar rasa itu tetap dapat terjaga kesuciannya. Dapatkah aku mencintaimu seperti Fatimah yang mencintai Ali dalam diam. Atau dapatkah aku seperti Ali yang dapat mejaga kesucian cintanya pada Fatimah, saking sucinya cinta itu hingga setanpun tak tahu akan perasaan cinta yang Ali simpan untuk Fatimah. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggung jawab. Dan disini, cinta tak pernah meminta untuk dinanti. Seperti Ali, cinta mempersilakan, atau memgambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan dan yang kedua adalah keberanian. Ali Bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra CintaDalam Diam. Masa SMA merupakan masa masa terindah bagiku. Masa masa dimana aku tertarik dengan lawan jenis. Bukan berarti aku belum tertarik dengan lawan jenis ketika SMP, aku sudah tertarik akan tetapi rasa ketertarikanku lebih besar ketika duduk di bangku SMA. Ketika itu aku kelas 1 SMA. Cerpen Karangan Novia FernandaKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Romantis Lolos moderasi pada 18 January 2016 Dunia dan Cinta. Orang bilang mereka berdua saling menguatkan. Dimana ada Cinta di situ ada Dunia. Dan terkadang Cinta yang membuat seseorang Bodoh melihat dunia. Namun Cinta pula yang membuat seseorang menyadarkankan bahwa dunia itu indah tanpa pembodohan. Haaahh Cintaa. Bagaimana bila aku mencintai sahabatku? karena dia mengajarkanku melihat dunia begitu berwarna. Dia menghiasi hidupku dengan pelanginya. Sahabat iyaa sahabat yang aku cintai. Namaku Genia Putri, aku pun mempunyai 3 orang sahabat. Dan kami sering menyebut FourHappy, karena dimana pun kami berada di situ kamu harus bahagia. Muhammad Refano, Yunita Alfiani, Robbi Putra. Iya mereka. Ketiga sahabatku, dan aku pun jatuh hati terhadap Refano. Aneh memang aku sering menghabiskan waktu liburanku dengan mereka. Apalagi Refano kami sering menghabiskan liburan hanya berdua. Kami pun tahu kami saling menyukai tapi sayangnya kami tak bisa untuk memiliki. “Gen tunggu.” Teriak seorang pria. “Ohh Refan, Apa? Kok kayak yang serius gitu? Kenapa kamu ada di deket rumah aku?” tanyaku dengan heran. “Sekarang kan malam tahun baru, kamu ada acara gak? Hehe sengaja tadi aku mau ke rumah kamu mau nanyain sekarang kamu ada acara gak hehe” balasnya dengan tersenyum. “Eumhh gak ada sih, paling cuman lihat petasan di depan rumah.” “Kita ke luar yuk, aku yang izin sama Ayah kamu.” ajaknya dengan penuh semangat. “Waah serius fan? Haha oke aku mau deh. Kamu jemput aku jam 7 aja gimana?” Balasku dengan kegirangan. “Siaaap nona cantik. Ya udah aku pulang dulu yaa.” “Oh iya boleh. Lah kalau nanya gini kenapa gak BBM aku aja? Aneh deh” wajah heran. “Kan biar bisa lihat wajah kamu hehe, udah yaa dadah” ledeknya, lalu pergi. Refano hemm. Aneh memang jika dekat denganmu, ada perasaan yang seharusnya aku tak miliki. Kita pun tahu kita mempunyai rasa yang sama, tapi sayangnya kita tidak bisa memiliki sekarang. Singkat cerita jam 7 pun tiba, aku udah siap untuk berangkat dan Refano pun udah nungguin aku di depan rumah. “Yah aku mau jalan dulu sama Refano, pulangnnya malem gak apa-apa kan? Kali ini ajaaa pleaseee” ucapku sambil memohon sama ayah. “Iyaa boleh, sama Refano kan? Ayah percaya sama dia.” balasnya dengan senyum. “Yeee makasih ayah, aku sayang Ayah” mencium pipi ayah lalu berlari menghampiri Refano. “Gimana boleh sama Ayah kamu?” “Boleh dong, asal sama kamu katanya haha” ledekku. “Refano titip anak Ayah ya, awas jagain” ucap ayahku di depan pintu. “Oke siap yah aku jagain deh” dengan tersenyum. “Iih Ayah emang aku masih kecil, aku berangkat dulu yaah” omelanku. “Iyaa, Refan jangan ngebut ngebut bawa motornya.” “Okee siap yaahh. Pamit yaah.” Di motor kita saling bercanda, tertawa, ledekan satu sama lain. Refano sungguh aneh perasaan ini. Refano sungguh aku ingin memilikimu, tapi aku gak mau menjadi kekasihmu. Karena aku takut, bila aku menjadi kekasihmu, aku takut kita gak sebahagia ini. Mungkin memang harus seperti ini, biarkan rasa ini tumbuh sendirinya, biarkan rasa ini hanya sebatas sahabat. Biarkan semua menjadi urusan Tuhan, Mencintaimu dalam diam itu yang aku lakukan kali ini. “Gen ehh bengong mulu, kita makan dulu ya. Di cafe ini enak loh, kita pilih tempatnya di atas sambil lihat petasan oke.” “Iyaa boleh fan.” Dia pun memasukkan motornya ke parkiran. Kita berjalan sambil bercanda. Aku memilih duduk di dekat jendela karena bagiku ini tempat yang jelas melihat petasan, Refano pun memesan makanan dan minum. Lalu dia menghampiriku. “Gen lihat tuh petasannya haha. Padahal baru jam 10 belum jam 12 petasannya udah banyak banget” ucapnya dengan penuh bahagia. “Haha iyaa bener Fan. Pas banget makan di sini.” Makanan pun datang, dan kita menikmati makanan ini dengan penuh kebahagiaan yang kita miliki. Sesudahnya kita makan, Refano mengajakku ke suatu tempat. “Gen ikut yuk, bete diem di sini terus, kita keluar yuk” ajaknya. “Oh iya boleh.” “Bentar aku bayar dulu” berjalan menuju kasir. Sesudahnya ia membayar makanan. Kami pun berjalan ke luar. Dan dia mengambil motor di parkiran. “Gen sekarang kita ke mana?” Tanyanya kebingungan. “Ihh aku gak tahu, bingung tahu.” “Kamu mau petasan gak?” Menatapku. “aku takut haha” balasku dengan tertawa kecil. “Haha aku juga takut ketang” balasnya. “Ya udah Ref kita main kembang api gimana? Mau gak?” Tanyaku sambil menatapnya. “Oke mantap tuh, ayo naik kita cari kembang api” dengan tersenyum. Kita pun beli kembang api sama korek api, Refano mengajakku ke tempat yang terang namun sepi. “Gen di sini nih kita main petasannya” ucapnya dengan tersenyum. “Haha cocok itu. Sini sini aku pengen nyalain kembang apinya.” Mengambil bungkusan kembang api. “Nih kamu pegang kembang apinya, aku yang nyalain korek apinya” balasnya. Di malam itu pun kami tertawa, sambil berfoto-foto dengan pose yang agak gila plus Nora. Di situ pun aku sangat bahagia melihatnya. Apa pun kemauanku dia sebisa mungkin ia wujudkan. Ke mana pun aku ingin pergi dia temani. Dan di saat aku merasa takut dia sering mengucapkan, “Genia jangan takut. Siapa pun yang nyakitin kamu, ngata-ngatin kamu aku pukul orangnya pake Helm,” Haha kadang kata-kata itu yang selalu terekam jelas di pikiranku. Kata-kata itu yang selalu membuatku merasa tidak pernah merasa takut saat bersamanya. Malam ini pun kami bahagia dengan kekonyolan. Kami berulah seperti anak bocah. Refano udah punya pacar namanya Salsa, aku pun sama pacarku bernama Aldian. Tapi entahlah kami merasa bahagia seperti ini bukan dengan pacar kami masing-masing. “Gen.” ucapnya menatapku. “Apa fan? Haha nih lihat bagus bangeet” balasku dengan tertawa. “aku bahagia denganmu, aku tahu perasaanmu. Dan kamu pun tahu perasaanku bukan?” Tanyanya. “Apa fan? Kamu rasain apa yang aku rasain?” Wajah terkejut, menatap balik. “aku sayang kamu Genia, tapi aku dan kamu tahu, aku dan kamu paham. Kamu dan aku takut, jika kita pacaran kelak kita gak bisa bahagia seperti ini” ucapnnya menatapku dengan tersenyum. Terdiam sejenak, aku hanya bisa menatapnya sambil tersenyum. Aku gak bisa balas ucapannya, aku pun hanya terdiam sambil tersenyum melihatnya. “Genia biarkan kita seperti ini, aku akan selalu menjagamu, aku akan selalu ada di dekatmu. Dan aku pun gak pernah biarin kamu disakitin sama siapa pun. Kita tahu impian kita yaitu bersama selamanya. Itu impian kita bukan? Biarkan Tuhan yang menjawab semuanya.” Ucapnya memegang pundakku sambil menatapku. “Refano. Biarkan kali ini kita seperti ini adanya, biarkan Tuhan yang menjawab setiap doa kita. Menjawab semua impian kita. Di malam ini, di malam detik-detik pergantian tahun aku bahagia mengenalmu, lihat sekarang udah jam 12. Sekarang udah tahun 2016, aku ingin terus bersamamu meski hanya sebatas sahabat. Dan mungkin suatu saat Allah merencanakan suatu hal yang indah untuk kita.” balasku menatap balik dengan tersenyum. “Geniaa lihat kembang apinya bagus banget kan? Haha aku bahagia malam ini denganmu. Aku akan selalu menjagamu Gen. Ini udah 2016 harapanku sama sepertimu.” Aku pun hanya tersenyum bersamanya sambil menatap langit yang begitu indah malam ini. Dan sungguh ini sebuah Cinta yang harus tumbuh dengan Diam. Banyak tempat yang aku telah kunjungi dengannya. Tuhan sungguh aku bahagia malam ini. Dengannya aku merasa nyaman, aku merasa bahagia, dan aku merasa tenang. Muhammad Refano sungguh kita memiliki perasaan yang sama, tapi sayangnya kita hanya bisa mencintai dengan diam. Biarkan semua ini menjadi urusan Tuhan. Biarkan impian kita waktu yang menjawabnya. Yang aku tahu malam ini aku bahagia denganmu Refano. Meski aku harus mencintaimu dengan diam. Meski aku harus mengagumimu dalam keheningan. Aku akan selalu bersabar hingga tiba waktunya cintaku dan cintamu terbuka dengan siapa saja. Mungkin kini kita hanya bisa saling mencintai dalam diam dan keheningan. Tapi aku menikmati kehadiranmu saat ini layaknya sahabat, meski aku harus mencintaimu dalam diamku. Cerpen Karangan Novia Fernanda Facebook Novia Sepersial Fernanda Cerpen Mencintaimu Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Novia Fernanda, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Senyum Air Surga Part 2 Oleh Luthviyah Choirotul Muhimmah Tibalah hari perpisahan kelas XII. Saat itu Eva dan ibunya bertemu dengan Tante Mirna. Mereka berbicara dengan akrab. Dan semudah itu mereka menjadi dekat. Rania yang melihat hal itu Rahasia Terbesarku Adalah Mencintaimu Oleh Riska Yunita Hari ini kutumpahkan senyumanku kepada tuhan dan mentari. Rasa bersyukur atas pagi yang cerah membuatku melamun, mengenang dan bersedih. Kenangan 2 tahun yang lalu masih kental di fikiranku. Tentang Ingat Dirimu Oleh Nanang Andrianto Setiap kali menulis tentang diriku, selalu aku memumlainya dengan segala perumpamaan, seperti nama tokohnya, tempat bahkan hal-hal lain yang terjadi sengaja aku buat berbeda. Tentunya aku tidak ingin orang Bird Love Oleh Firstya Reta Suara mobil menderu di pagi hari. Memang ini terlalu cepat, namum orangtuaku meminta untuk cepat pulang ke Bandung setelah lulus SMA. Jadi hari ini, aku berniat untuk pulang. Tapi You’ll Never Know Oleh Luvila Al Fitra Matahari mulai memunculkan sinarnya di ufuk timur bumi, tanda hari kini sudah pagi. Ayam-ayam berkokok serentak membangunkan orang orang yang masih terlelap dalam tidur mereka. Carla terbangun dari tidur “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Setelahkita mulai tahun ajaran baru saat yang kutunggu yaitu saat perkenalan, benar juga ibu guru menyuruh kita untuk maju dan berkenalan, satu persatu murid pun maju untuk mengenalkan dirinya, dan pada saat giliran dia aku tak berhenti untuk memandang wajah yang dihiasi senyum malu-malunya sangat manis dan membuatku seperti melayang saja, dan setelah dia berkenalan dan ternyata namanya Erin Pramesti nama itu susunannya hampir seperti namaku aku pun berkhayal mungkin aku bisa jodoh dengan Erin. Kumpulan Puisi Pendek Romantis tentang Cinta dalam Diam Pada kesempatan kal ini, Admin Senipedia akan membagikan beberapa kumpulan puisi cinta dalam diam , tema ini saya angkat ke artikel ini karena memang berdasarkan beberapa hal, salah satunya karena memang banyak dicari orang-orang. Terutama bagi mereka yang sedang dilanda asmara, suka terhadap seseorang namun ada kendala dalam mengungkapkan, mungkin karena tidak berani, menunggu waktu yang tepat, yang dutaksir sudah memiliki pasangan, ataupun alasan lainnya. Untuk itu, semoga Puisi mencintai dalam diam ini bisa membantu sebagai penghibur. Kenapa bisa menghibur ? Karena salah satu manfaat membaca atau membawakan puisi adalah sebagai alat untuk mengekspresikan isi hati, kegundahan, hal yang dipikirkan dan sebagai penyaluran rasa yang ada pada waktu bersamaan, sehingga seseorang bisa menjadi tenang. Kumpulan puisi pendek tentang cinta dalam diam ini saya harap bisa menjadi media alternatif bagi kamu, sebagai bahan penenang, bahan bacaan serta layak untuk disebarkan kepada teman-teman kamu dan pernah banyak. Namun sebelum lanjut, ada satu hal yang harus kamu tahu, bahwa puisi tentang cinta terpendam di bawah ini adalah Hasil Karya Saya sendiri, artinya bukan menjiplak atau menyalin dari website lain, maupun mengutip puisi karya para pujangga, melainkan dari isi otak saya sendiri. Oke tidak perlu berlama-lama lagi. Silakan simak kumpulan puisi romantis di bawah ini dengan tema mencintai dalam diam . Semoga suka ya… Puisi Cinta dalam Diam SENJA SEBELUM KELAM Seperti biasa, Huft, Senja kali ini masih saja sama, tanpa beda. Antara Gitar, secangkir Kopi dan seonggok Raga, Melepas lelah setelah seharian menelan pesona. Sore ini menjadi saksi mata, akan sekeping hati yang kian pasrah, Rasa Ketidakpastian yang ditelan mentah, Menjadi tema pembicaraan yang kian membetah. Mengapa ada seorang insan yang harus tersiksa, Hanya karena sebuah paras tanpa tertaruh asa, Bagaimana dia bisa tidak lelah ? Sedang kepahitan kian menjerah ? Itulah Aku, sebuah kelam, Yang masih tetap mencintaimu dengan diam, Namun aku tak berdaya saat malam kian mencekam, Entahlah, padahal hanya senyuman yang membuat bungkam. Sejatinya, harapan kian menggersang, Mengikis hati tanpa bak diiris pedang, Dan semakin rasa ini mendalam, Semakin aku mencintaimu dalam diam. ===== Puisi Sedih BUNGKAM DALAM DIAM Disana, ada seguyur Hujan dan Seuntai Bunga, yang sedang Berbincang tentang Pahitnya sebuah PAMIT Tentang Sunyinya sebuah SEPI.. Disana, ada sebuah kapal kecil di pelabuhan, Yang tengah bercengkrama, Tentang rasa yang tidak tersampaikan, Tentang asa yang kian memudar. Disini, ada seorang insan, Yang tengah menadahkan tangan, Menghadap Sang Pengarang, Akan harapan yang terbuang. Disini, ada seorang laki-laki, Menyesali takdir seraya memaki, Menginyam rasa tanpa peduli, Tentang cinta terpendam di dalam hati. ===== Puisi Cinta dalam Diam KESETIAAN DIATAS KEKALAHAN Yang tertinggal selepasnya hanyalah, Percikan Rindu yang tak kenal Buntu, Bermukim entah sampai kapan, Tiada kenal lelah meski teriris parah. Selepas itu, mereka temukan kenyataan bahwa, Jingga itu tak pernah berjanji, bila esok akan tetap seperti ini jua. Gelora rindu sungguh tak tahu-menahu, seberapa besar batin terbeban, setajam apa belati menikam. hingga pada akhirnya, Tarikan nafas diujung senja, yang menyadarkan tentang realita, yang semestinya adanya. Dimana lagi aku akan temukan Muka Riang itu, padahal berpaling dari kenyataan sungguh jahat me’raibkan kalbu ? Namun disini, detik ini, ditempat ini, Kutitipkan sisa-sisa Rindu bersama berlalunya Mentari, ke ufuk hari, bahwasanya kesenantiasaanku akan penantian, tak pernah murung meski terik sepanas gurun, kesabaran tak pernah padam, walau Belati tikam mencekam. ======== Puisi Mencintai dalam Diam HARAPAN YANG TERJUAL Untuk Senja dan Jingga-nya, ada secuil Alasan, yang patut diperbincangkan kembali dari pahitnya sebuah Rasa Diam. Sayangnya, Ditepi kurun yang amat timpang, Leherku terlalu berat untuk menuju ke arah depan. Berpergilah bersama angin yang menepi, sebab dengannya, takkan kau kenal lagi apa itu sepi. Karena disini, aku, dikemudian hari, sungguh sesal tiada arti bagi hasratku yang mem-belati. . Datangi Bahagiamu, maka ku jemput sisa asa-ku, Biarkan cinta ini luput, bersama sebuah kepergian, keputus-asaan hasrat, dan harapan yang terjual. ====== Puisi Mengagumimu dalam Diam SUNGGUH SAYANG Sadarilah Sedari dulu untuk Sadar dalam Kesadaran, bahwa, Dia adalah Kapal Raksasa, yang Gagah Berani, menaungi Samudera. Sedang Kamu hanya Dermaga buruk, Pelabuhan Kecil, yang Dekil tak terawat. Sayang, Sungguh Sayang, Nyatanya Kamu bukan tempat, untuknya Berlabuh. ====== Puisi Jatuh Cinta dalam Diam ANDAI SAJA Andai Senja mengerti, betapa pahitnya sebuah keheningan, mungkin saja dia tak ingin melalui sedetikpun momen, saat Fajar menyongsong. . dan Jikalau Mentari bisa mendengar, sayup iba dari burung yang berpulang ke sarang, mungkin dia ingin bertahan sebentar lagi, sebelum TUHAN-nya membangunkan kembali. Lalu, bagaimana dengan seorang laki-laki, Yang tetap berpegang teguh, Pada rasa yang sebenarnya tak memberi teduh ? Bagaimana dengan seonggok harapan, Dari seseorang yang bahkan lupa, Tentang dunia yang begitu lapang ? Andai saya Engkau mengerti, Andai saja Engkau pahami, Rasa ini begitu berarti, Kucintaimu dalam Diam sepanjang hari. ======= Puisi Menyayangi seseorang dalam Diam DI SEPERTIGA MALAM Puisi Sedih Cinta yang Terpendam Bulan perlahan menengah, Seakan mengajak bertadah, Menghadap Sang Pemberi Anugrah, Sungguh, Hati ini Resah. Sementara Aku disini, Masih berbaur bersama Mimpi, Tersentak, terbangun di keheningan dinihari, Seketika berpikir, mengapa Kau tak disini ? Percikan air basuhi muka dan kepala, Bentangkan Sajadah tenangkan Jiwa, Disana, Aku ceritakan semua yang kupunya, Kamu, senyuman, dan sekeping Asa, Yang tak bertuan dan tak tau arah. Kepada Sang Khalik, Penguasa Bumi dan Langit, Kudoakan Dirimu disetiap Detik, Hingga Air Mata jatuh menitik, Basahi mulut yang kian menukik. Malam semakin Hening, Harapan kian menyingsing, Entah itu ada atau malah berpaling, Dan hancurkan hati hingga berkeping-keping. ======= Puisi Sedih CINTA TAK PADAM Untukmu, Aku cinta kau dalam Diam, Aku harapkan kau dari sudut kelam, Aku do’a kan kau di sepertiga malam, Berharap semua tak lagi suram. Sungguh, aku mencintaimu dalam diam, Memandangi parasmu yang yang membuat tentram, Detik ini hingga ajal menyalam, Cinta ini takkan pernah padam. ====== Puisi Ketulusan Cinta BILA KAU TAK KEBERATAN Bila kamu tak keberatan, Aku hendak kagumi kamu dalam hening, Selayaknya Lilin ditengah Rimba, Nan dipenuhi intaian sepasang mata-mata merah. Andai kamu tak keberatan, Aku juga hendak rindui kamu dengan sederhana, seSederhana Ayam yang melalaikan Jarum, dari Burung Elang, yang membuat dia menjadi Mangsa, Sepanjang masa. ====== Puisi Cinta dalam Diam MUAK DALAM HARAP Para Pendamba Kikisan Asa, masihkah kau bertatap Senja yang sama? Ya, Senja Merona bersama Pucuk Hari di Ufuk. Penuh Hasrat, seraya meratapi yang Pergi tanpa rajuk. Kau tiupkan seiring Elusan Angin, Dibawah jingga-Nya kau Jelma-kan kembali, ingatan indah itu. Berharap semua tak terjadi, namun yang didepan mata tak ter’elak-kan lagi. Senyumku letih, usai menyibak tabir cerita, Bintang di barat mulai pamit seraya kau lepas Amarah, Enyahlah!! Biar Hapus muak ini. ====== Puisi Mengagumi dalam Diam NYATANYA HANYA KHAYALAN Suatu hari, akan ada masanya, Aku menikmati Senja bersamamu, di permukaan Rumput Hijau. Dimana Angin Sore dengan Genit, mengelus Kelopak matamu, sembari tuturkan asa, yang lama terbelenggu. Kamu dan aku ditemani sebuah Gitar, dan Secangkir Coklat Hangat, yang terjepit, di Jari Telunjukmu. Yah, sontak tersentak dari lamunan, Apa yang terjadi, Hanya sakit, dan tidak lebih, Aku bergegas ke pengharapan hidup. Nyatanya kau hanya khayalan. ========== Baca juga Puisi Sahabat Jadi Cinta Nah, itulah tadi beberapa puisi cinta dalam diam , cocok buat kamu yang saat ini menahan rasa dan tak berani mengungkapkan. Semoga lekas punya mental ya hehehe. Disini Admin ingatkan lagi, beberapa puisi tentang mencintai dalam diam diatas boleh kamu copy dan sebarluaskan, namun saya sangat berharap sebuah “Apresiasi”, yakni dengan menghargai penciptanya yaitu Saya sendiri. Bila kamu berniat mengutip dan menempatkannya pada media lain, jangan lupa sertakan sumber aslinya yakni dari Website ini ya, mari sama-sama kita saling menghargai sebuah karya. Baca juga Puisi Kenangan dengan Mantan Kekasih Penutup Demikianlah, artikel kali ini mengenai beberapa Puisi Cinta dalam Diam , kedepannya saya akan share juga kumpulan puisi dengan tema lain, tetap pantau web ini untuk mendapatkan puisi romantis lainnya. Setiaporang yang sedang jatuh hati tersebut lebih memilih diam dan memperhatikan orang yang dicintainya hanya dari kejauhan. Dalam novel sebanyak 217 halaman ini tidak melulu menyajikan suasana hati yang melow. Beberapa di antaranya akan membuat kamu tertawa terpingkal-pingkal karena kelakuan dari tokoh yang lucu dan dibuat gila karena jatuh cinta. CINTA DALAM DIAM Synopsis Kisah cinta tentang seorang lelaki yang mengagumi seorang gadis cantik yang ia kenal melalui social media. Lelaki ini pun selalu nge-Stalk social media si gadis ini. dan mereka pun tanpa sengaja bertemu di suatu taman, lelaki ini langsung terkesima oleh cantiknya gadis tersebut. Dan setelah itu lelaki tersebut selalu terfikirkan gadis tersebut sampai terbawa mimpi. Akhirnya lelaki tersebut memberanikan diri untuk mengajak kenalan melalui chat di social media gadis tersebut. Dan pada akhirnya merekapun saling kenal, dan lelaki ini mencintai gadis tersebut dengan seiringnya waktu. Rasa ingin memiliki gadis tersebut pun ada,dan lelaki ini selalu memendam rasa kepada gadis tersebut. tapi lelaki ini sadar bahwa pacaran itu tidak boleh, dan dia mencintai nya dalam diam. dan lelaki ini setia menunggu sampai lelaki ini sukses dan akan mengHalal kan nya. Dia optimis bahwa di masa depan nanti gadis tersebut akan menjadi isteri nya. Character figure - DUWI, Pria berusia 17 tahun. Orang yang pemalu, selalu meminta masukan kepada temannya, bijak. - JERDY, orang yang lucu, sok gaul, iseng - DIMAS, orang yang sangat peduli kepada temannya, dan panikan Secenario 1. INT RUMAH CAST DUWI, JERDY Duwi baru selesai mandi, dan tidak lama kemudian jerdy datang ke rumah duwi. Mereka pun berbincang-bincang mengenai wanita yang di idam-idamkan oleh keduanya. JERDY Assalamualaikum duwi mengetok pintu rumah duwi DUWI Waalaikumsalam, oh jerdy, masuk jer masih pakai handuk, karena habis mandi DUWI Silahkan duduk, aku ganti baju dulu ya CUT TO DUWI Ada apa jer kemari? sambil memakan cemilan JERDY Ngga boy, aku kesini cuma main-main aja, biasa lah DUWI btw, ada berita apa yang kamu bawakan kemari? sambil bergurau JERDY Oh iya, aku mau cerita sesuatu ke kamu DUWI Apa tuh? ayo kita sambil beli minum keluar CUT TO 2. EXT BERJALAN DI GANG RUMAH CAST DUWI, JERDY DUWI Oh gitu JERDY Iya, aku suka dia sejak lama dengan perasaan yang gembira DUWI Btw, sebenarnya aku juga ada yg aku suka JERDY Oh iya? Siapa? FADE OUT INT RUMAH DUWI Setelah mereka asik berbincang-bincang, lalu mereka kembali kerumah, dan membawa minuman yg dibelinya tadi. DUWI Ini orangnya, gimana menurutmu? melihat kan foto gadis tersebut di sosmednya JERDY Waduh duwi, ini mah tipe semua orang sambil ketawa DUWI Iya, hehehe Tidak lama kemudian jerdy menerima telfon dari ibunya, disuruh pulang. JERDY iya ma, aku pulang ekspresi sebal JERDY Duwi aku pulang dulu ya, lagian ini sudah sore. Next time lagi, muah DUWI Oh iya jer, hati-hati dijalan ya, awas nabrak batu FADE OUT Hari pun sudah gelap, dan menunjukan pukul 2100. Duwi pun segera tidur, dan harus bangun pagi karena keesokan harinya harus EXT TAMAN CAST DUWI, WANITA YG DISUKA Duwi pun sudah berada di taman, dan saat duwi melakukan pemanasan, tanpa sengaja wanita yang disukai oleh duwi itu juga ada ditaman. Dan duwi pun langsung kaget, dan duwi pun salting saat itu juga. Duwi selalu melirik dia saat jogging. DUWI Jogging WANITA YG DISUKA Bermain-main di taman 4. EXT RESTORAN CAST DUWI, DIMAS, JERDY Siang nya, Duwi mengajak dimas dan jerdy ke restoran, makan sambil curhat, duwi dan dimas tiba di restoran, jerdy telat. DUWI Arrggh, aku sangat bahagia hari ini dim sambil menunggu pesanan datang DIMAS Oh ya, coba cerita DUWI Tadi aku ketemu wanita yang aku suka Duwi dan dimas masih berbincang-bincang, saat itu juga jerdy datang. JERDY Sorry guys aku telat, cerita apa ini? FADE OUT Makanan sudah datang dan mereka pun menghidang nya JERDY Oh gitu sambil makan, makan punya dimas DIMAS eh jer, itu makanan ku ekspresi sebal DUWI Anyway guys, aku juga sempat ngechat dia di instagram nya, aku memberanikan diri lho hehe FLASHBACK Melihatkan chat nya duwi kepada teman-temannya. Dan setelah beres makan duwi mengajak kembali kerumah duwi 5. INT RUMAH DUWI CAST JERDY, DUWI, DIMAS JERDY Duwi itu kenapa dim gamau ngungkapkan perasaannya, kalau aku itu DIMAS kalau kamu? Berani? JERDY Ngga hahaha DUWI Hayo kalian ngomongin aku ya, aku udah dengar kok, tadi aku nguping hehe DUWI Jadi gini teman-teman, kenapa aku gamau ngungkapkan perasaan ku kedia karena pacaran kan gaboleh, lagian aku sekarang bukan siapa siapa. Tunggu cita-citaku sudah tercapai dan sukses, aku langsung nikahin dia. Jodoh ga kemana. DIMAS Wahh bener tuh JERDY That’s right bro, kalau udah nikah jangan lupa ngundang kami ya coy DUWI Cukuplah saat ini aku mencintainya dalam diam WRITTEN BY DUWI PRATAMA

CintaDalam Diam merupakan Novel yang dibukukan dari aplikasi digital Wattpad. Wattpad merupakan aplikasi digital dimana kita bisa menulis dan membaca sebuah cerita baik itu puisi, cerita pendek, atau bahkan novel dari sebuah karangan orang lain. Wattpad diluncurkan pada tahun 2006 oleh Allen Lau dan Ivan Yuen.

Cerpen Karangan NAPWKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 12 September 2020 Hai semua aku mau cerita dikit tentang kisahku ini. Aku nadya, pertama kali kami sekolah setelah seminggu masa orientasi siswa. Aku mendapatkan kelas X IPA 1. Jujur aja aku seneng bisa dapetin temen baru layaknya mereka. Aku duduk di pojok, disaat aku sedang asyik ditanyai oleh temenku yang namanya brinda, aku dikagetkan ama seorang cowok yang minta agar instagramnya di follow, lalu aku langsung aja follow instagramnya dia, hingga kami tukeran id line. Junear, atau sering dipanggil jun/june Dia ganteng, baik, ramah banget lagi. Awalnya sih biasa aja, sampe kelakuan dia yang sering minjemin aku bukunya dia, terus dia juga sering ngirimin aku foto jawaban lewat line. Lama-lama kebaikan dia makin bikin aku baper, kalo di kelas aku sering liatin dia, kalo diliat balik aku liat lain lain, hihihiii cewek kan emang biasa gitu. Belum lagi temen temen aku yang entah kenapa bisa jodoh-jodohin aku sama june, terus rendy juga sering ngomong gini pas aku papasan sama rendy dan june “june, kamu dicariin pacarmu tuh” aku sih cuman diem, dan tersipu malu gitu, padahal dalem hati udah happy dan responnya dia juga cuman senyum kecil gitu ke aku wkwkkwk. Tapi aku masih bingung kenapa? Apa? dan bagaimana aku bisa suka sama dia? Apakah ini beneran aku jatuh cinta sama dia? Ahhhhh kok rasanya seneng gitu kalo ketemu sama dia? … wkwkwkwkkwk. Kita masuk ke girls problem, disaat cewek udah 100% sama itu cowok malah ditinggalin, tanpa ada kepastian gitu, sekarang dia udah berubah, gak pernah nyapa aku lagi duluan, gak pernah mau ngedeketin aku lagi sekarang, aku ga tau salah aku apa, aku juga gak pernah merasa nyakitin dia, kalo emang dia lagi badmood, kenapa hanya ke aku? Ke cewek lain dia biasa, sumpah it’s hurting so much. Tapi kita bisa apa? Kita bukan pacar dia, menyakitkan? Hahha banget! tapi kita bisa apa? Cuman diem, pendem dalem hati dan akhirnya apa? Cuman bisa nangis di pojokan. Padahal dia june udah sempet aku ceritain ke mama aku, katanya mama aku sih satu “kayaknya dia orangnya baik ya” dan “pacaran sih boleh, tapi inget batas aja sih” karena mama aku orangnya simple banget dan gak suka terlalu ngekang anaknya, tapi nggak berarti juga aku dimanja ya guys. Back to topic sih, aku kadang kesel kalo liat dia ke kelas X IPS 6, Karena dari timeline cewek tersebut yang namanya alika, dia sering dibilang deket sama june. Rasanya semacam sakit tak berdarah lebayy, aku kadang suka kesel sama dia, kenapa sih harus mantengin cewek lain, padahal ada yang lebih tulus sama dia? Tapi aku juga harus kontrol diri aku, aku gak boleh lost control. Aku sih lebih baik diem, gak ngomong sama siapapun masalah perasaan aku. “Putus cinta emang sakit, tapi mencintai dalam diam lebih menyakitkan, karena kita gak bisa ungkapkan perasaan langsung, dan kita akan merasa lebih baik dipendem, daripada entar kalo diungkapkan malah lebih menyakitkan” “Yang udah ngekode sebanyak-banyaknya, tapi dia gak peka sih ada 3 kemungkinan pertama dia gak ngerti kode, kedua dia gak peduli, ketiga dia gak mau peduli” Thankyou for reading XoXo. Cerpen Karangan NAPW Remaja Baperan Baper itu hak setiap orang. Tapi gak wajib dilakukan juga kok ^^. Cerpen Mencintai Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan NAPW, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Bertempur Part 1 Oleh Fara Yulindra Saan “Broook!!!” “Khin, woy Khin!” suara gebrokan meja terdengar dan bergetar di telingaku seiring dengan suara lantang seseorang. “Apaan sih? Biarkan aku terbuai dalam mimpi-mimpiku dengan tenang!” ucapku yang merasa Salahkah Menanti Oleh NAN “Sampai saat ini rasaku bertahan di sini. Rasa yang tak akan pernah hilang oleh waktu. Kau tidak di sini aku pun tiada di hatimu atau bahkan mungkin tak pernah Mr. I Oleh Marisa Umami Awal pertama aku mengenalnya yaitu 2 tahun lalu tepatnya tahun 2012. Waktu itu aku masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Waktu itu dia pernah menghubungiku melalui salah satu Ketika Cinta Tak Terbalas Oleh Yulinar Nur Fitri Namaku Yulinar Nur Fitri keluargaku biasa memanggil fitri dan teman-temanku biasa memanggil yulinar atau mamiih hehe. Jadi gini ceritanya dulu waktu aku kelas 3 SMP tepatnya 3 tahun yang Melupakan Teman Dekat Oleh Azzahra Auliya Rahmah Teman. Teman adalah seseorang yang paling bisa membuat kita tertawa dengan hal konyolnya. Namaku azzahra biasa dipanggil ajara, aku duduk di kelas 3 SMP. Aku punya 2 temen cowok. “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Bertahuntahun yang lalu, ketika dia pada usia yang sama, guru (sebut saja dia Ms. Patterson) jatuh cinta dengan seorang pria muda yang berasal dari keluarga kaya. Keduanya mulai bertemu satu sama lain dan dengan cepat mengembangkan hubungan yang mendalam satu sama lain. Sayangnya, keluarga pemuda itu sama sekali tidak setuju dengan hubungan itu.

Cerpen Karangan Hardianti KaharKategori Cerpen Cinta, Cerpen Islami Religi Lolos moderasi pada 21 April 2021 Aku monique Thalia biasa dipanggil Moniq, menyukai Ramadhan Al Kautsar, tapi sayang aku tidak mungkin bersatu dengannya, perbedaan kita cukup banyak ditelisik lebih jauh. Aku tau aku bisa mendapatkan dia dengan mudah kalau aku berusaha. Siapa tidak mau dengan aku seorang gadis cantik, kaya, memiliki segalanya? Tapi aku tidak bisa bersatu dengan dia sekali lagi aku menegaskan itu semua. Sampai suatu ketika di sebuah kafe yang cukup terkenal. Aku duduk menyesap kopi menonton film dari WiFi yang terputar. Bahagia meracuni pikiran aku saat Rama benar-benar ada disisiku. “Kamu sendirian saja mana Jason?” “Aku sudah putus dengannya dari lama dan aku sekarang jomblo.” “Oh begitu rupanya…” Mendengar kata itu aku langsung berteriak dalam hati. Bisa sedekat ini sama Ramadhan. Akhirnya dari pertemuan itu kami intens bertemu. Sampai suatu hari aku bertemu lagi di salah satu kafe membicarakan tentang novel. Aku tahu Rama sangat suka buku dan buku yang di baca adalah tentang perbedaan agama. Disitu aku tersentuh lantas aku menangis terharu. Sudah saatnya aku move on dari perasaan gila ini. Rama selalu membangkitkan gairah aku dalam menyukainya. Padahal aku berusaha menghindar setiap kali bertemu di kampus. Bahkan menyapa dia saja aku tahan. Tapi Rama selalu menyapaku. Hari itu Rama bertemu aku, tiba-tiba adzan berkumandang. Ia meninggalkan aku sendirian di sini mematung. Rama memang tipe pria Sholeh. Aku kagum padanya. Mengubur cinta adalah suatu hal yang tak ingin aku lakukan. Maka dari itu aku bertekad kepada orangtua membicarakan ini saat makan malam. “Aku mau pindah agama Bu, dari Kristen ke Islam aku bertekad mohon kalian berdua restuin aku.” “Tidak kamu harus tetap di Kristen?” “Kenapa Ibu Bapak larang aku? Aku juga baik selalu membanggakan kedua orangtua.” Aku memilih kabur ke rumah teman aku Natalia. Disana aku menangis mencurahkan semuanya. Menurut Natalia aku harus bersabar tapi tetap saja menginginkan Rama menjadi milikku adalah keinginan terbesar walaupun harapan itu kecil. “Iya gue tau, tapi gue sangat amat ingin memperjuangkan cinta gue yang gak pasti ini.” “Ya itu te terserah lo sorry gue ke dapur dulu buat ambil cemilan.” Terdengar suara serak dari Natalia yang kelihatan haus. Aku masih diam mematung. Memikirkan semua ini membuat aku lelah. Sampai aku tertidur pulas dibalik bantal yang ada di hadapanku sekarang. Besoknya di kampus aku berniat mengutarakan keinginan menikah dengan Rama. Tekadku sudah bulat semakin aku menahan rasanya tersiksa berpisah darinya untuk waktu lama. Aku tak sanggup meninggalkan cinta terlalu dalam ini. “Ram… aku cinta kamu?” Aku menyentuh kerah kaus digunakannya. “Tapi Tuhan kita beda Monique,” Rama menyuruh aku melepasnya dengan sedikit kode. Aku mengangguk aku tahu aku belum boleh berada di area terlarang itu “Gak, aku bisa pindah agama.” Tegas aku menatap wajahnya penuh dalam. Aku yakin aku bisa pindah tanpa bantuan dari orangtuaku. “Nabi -shallallâhu alaihi wa sallam- bersabda “Barangsiapa berpindah agama maka bunuhlah ia.” Kemudian sampailah itu kepada Ali -alaihis salâm-, lantas beliau berkata Duhai alangkah terpujinya Ibnu Abbas.’” “Iya makasih ceramahnya, aku suka walaupun gak paham.” jawab aku jujur. “Pindah itu bukan sekedar kamu masuk seenaknya, kamu harus bisa mempersiapkan itu, Islam itu berat kalau kita masuk ke sana belum lagi setiap hari menjalankan perintah Allah kamu gak akan kuat kalau gak bisa bertakwa.” Mendengar hal itu aku menangis. Ternyata Rama menolak aku. Sembari berjalan ke koridor kampus aku menangis. Apakah aku dosa menentang semua dari orangtua? Hingga suatu hari aku bertemu Sam dan aku memutuskan menikah dengannya. Ini keputusan terbaik aku bersama orang lain. Dia seiman denganku. Sedangkan Rama sudah bersama Jihan Az-Zahra dia cantik sekali Sholeh, ternyata benar bahwa cinta dalam diam menyimpannya lebih baik daripada terluka. Tapi kalau kita hanya diam tanpa berucap maka cinta itu akan semakin sakit, terimalah sakit hati dengan ikhlas maka semua akan menemukan jalan terbaik menuju indahnya cinta yang bahagia. Selesai Cerpen Karangan Hardianti Kahar Blog / Facebook TitinKaharz Nama Pendek Titin Umur 25 bentar lagi 26 Akun wattpad titinstory dan yang lama titinghey gak bisa login IG cek aja di cerpen sebelumnya ada kok di sana tapi yang Malaikat Pelindung oke kalau mau berkenalan membaca karyaku Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Hardianti Kahar, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Kejutan Spesial di Hari Ulang Tahun Ibu Oleh Zulfa Turrohmah Namaku Zulfa Turrohmah, usiaku 13 tahun. Aku anak kedua dari 3 bersaudara. Aku memiliki ayah dan ibu yang selalu sayang sama aku. Aku juga mempunyai kakak yang sekarang ini Sebuah Akhir Part 1 Oleh Pandu Jatu Pradityo Jam sudah mengarah pada pukul di kelas, yang mengartikan waktu Istirahat telah tiba. Aku yang tidak sadar karena sibuk mengalihkan seluruh perhatianku pada Rainanda pun terkejut mendengar panggilan Katakan Ada Rasa Yang Sama Oleh Utik Khoiriyah Pagi itu Ria pergi ke warnet 24 jam. Dia akan membuat akun facebook. Dia ingin mencari facebook seseorang yang lama telah menghilang. usai log in dia ketik satu nama Pacar Online Oleh Adi Bintang dan rembulan yang mau menemaniku saat ini, mungkin hanya akulah orang yang sampai saat ini lebih suka menyendiri dibanding ikut bergaul bersama teman teman yang belum aku kenali. Sebatang Coklat Oleh Anis Lorenza Setelah usai pembagian kelompok untuk mengikuti kegiatan MPLS SMAN 22 Bandung selama 3 hari kedepan, akhirnya aku mendapat kelompok 3 “Panda”, bergegas aku memasuki ruangan kelas tersebut untuk mendapatkan “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"

PuisiCinta dalam Diam : MUAK DALAM HARAP. Para Pendamba Kikisan Asa, masihkah kau bertatap Senja yang sama? Ya, Senja Merona bersama Pucuk Hari di Ufuk. Penuh Hasrat, seraya meratapi yang Pergi tanpa rajuk. Kau tiupkan seiring Elusan Angin, Dibawah jingga-Nya kau Jelma-kan kembali, ingatan indah itu. Berharap semua tak terjadi, namun yang didepan mata Cinta Dalam Diam merupakan sebuah novel romance yang berpadu dengan religi. Resensi novel Cinta Dalam Diam ini akan memberikan gambaran garis besar cerita, unsur-unsur cerita, kelebihan hingga kekurangan, dan juga pesan moralnya. Bagi kamu yang belum pernah baca novel ini, yuk baca dulu resensi ini. Kamu akan tahu apa saja isi cerita dari novel ini secara lengkap. Resensi Novel Cinta Dalam Diam Lengkap Berikut ini adalah identitas, sinopsis, kelebihan, kekurangan hingga pesan moral novel Cinta Dalam Diam. 1. Identitas Novel Cinta Dalam Diam Judul NovelCinta Dalam DiamPenulisShineeminkaJumlah halaman356Ukuran buku14 cm Ă— 20,5 cmPenerbitBintang MediaKategoriNovel Romance ReligiTahun Terbit2017 2. Sinopsis Novel Cinta Dalam Diam Kisah Cinta Dalam Diam bermula dengan sebuah perjodohan antara Zahra dengan Ali. Alasan mereka dijodohkan adalah kedua ibu mereka merupakan teman dekat. Zahra merupakan mahasiswi jurusan kedokteran semester awal. Dia adalah seorang perempuan yang sedang belajar hijrah setelah membaca cerita Ali dan Fatimatuzzahra. Ali adalah seorang dokter lulusan salah satu universitas di Malaysia. Dia juga merupakan dosen di universitas yang Zahra tempuh. Zahra tetap menerima perjodohan itu, walaupun dia belum siap. Zahra ingin menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Kemungkinan besar, Ali juga begitu. Akhirnya mereka menikah. Pada malam pertama pernikahan mereka, wajah Ali seketika berubah saat melihat Ayana, adik angkat ibu Zahra. Kemudian, ketika Zahra sedang di kamar mandi, dengan suara cukup keras Ali menelpon Danang, sahabat Ali. Ucapan Ali yang terdengar oleh Zahra membuat hatinya sedikit tergores. Ali mengatakan bahwa dia telah salah mengira. Ayana adalah orang yang selama ini ada di dalam doanya, bukan Zahra yang notabenya telah dia nikahi. Zahra dan Ayana memang memiliki wajah yang mirip. Bedanya, Zahra memiliki lesung di pipinya. Tidak dengan Ayana yang tidak memiliki lesung. Ali pernah mencintai seseorang dalam diam pada saat dia berkuliah di Turki. Ali terus-terusan mencari perempuan tersebut. Hingga pada saatnya ibu Ali menunjukkan sebuah foto yang mengejutkannya. Foto yang ditunjukkan oleh ibu Ali adalah foto Zahra. Akan tetapi, karena kemiripan yang mereka miliki, Ali mengira perempuan itu adalah Ayana. Zahra pun menangis di dalam kamar mandi. Walaupun pernikahan ini adalah sebuah perjodohan, tetapi Zahra sudah berusaha untuk menerima Ali. Hatinya sudah mulai kagum dan berdebar saat melihat Ali. Zahra sudah berniat untuk mencintai suaminya, Ali. Setelah itu, Ali pamit untuk pulang ke rumahnya. Sesuatu miliknya tertinggal, kata Ali. Namun, kenyataannya Ali pergi menemui Danang. Danang sebagai sahabat menasehati sahabatnya untuk tetap berpikir jernih, sadar bahwa dia sudah menikahi Zahra. Ali pulang setelah mendapat nasehat dari Danang. Dia mencoba untuk menerima keadaan. Berjalan enam bulan pernikahan Zahra dan Ali, perjalanan mereka tidak semulua itu. Ayana datang ke dalam kehidupan mereka. Kembalinya Ayana membuat iman Ali sedikit goyah. Ali tidak ingin melepaskan Zahra. Dia sudah nyaman bersama dengannya. Akan tetapi, Ali masih mencintai Ayana, cinta pertamanya. Perlahan tapi pasti, Ali benar-benar nekat. Dia menjalin hubungan dengan Ayana, tanpa sepengetahuan Zahra, istrinya. Ali sering melewatkan kesempatan yang bisa dia habiskan bersama Zahra. Sikap Ali yang berubah membuat Zahra mengerti bahwa telah terjadi sesuatu di bingung. Setega itukah tantenya merusak rumah tangga yang Zahra usahakan untuk terus bertahan. Seorang hafidz yang paham agama malah menyakiti hati istri sah seseorang. Tiada hari tanpa tangis. Zahra lelah memendam semua ini sendiri. Akan tetapi, dia selalu ingat agama. Dia tidak ingin berbuat dosa dengan tidak memperlakukan suaminya dengan baik. Ali benar-benar kalut. Di satu tempat di hatinya, dia tidak ingin menyakiti Zahra terus-menerus. Ali juga tidak ingin terus berbuat dosa. Dia pun pergi mendatangi ibunya untuk meminta saran darinya. Setelah menceritakan semuanya kepada sang ibu, Ali sedikit merasa lega telah membagi masalah besarnya. Ibu Ali terkejut dengan kenyataan ini. Pikiran dan hati seorang ibu sedang dipertaruhkan sekarang. Ibu Ali memutuskan untuk berbicara dengan Zahra. Dia meminta Zahra mengikhlaskan Ali. Hati Zahra tentu hancur. Akan tetapi, dia mencoba berpikir jernih. Zahra pun mau mengikhlaskan Ali dengan syarat Ali harus menyetujui bercerai dengan Zahra. Namun, Ali tidak mau. Ibu Ali yang sangat menyayangi Zahra, meminta Ali untuk mengambil keputusan dengan tegas. Dia tidak ingin Zahra tersakiti terus-menerus. Zahra menangis. Di kamar mandi dia luapkan semua isi hatinya. Hingga Ali datang dan melihat banyak darah di sana. Zahra dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan keguguran. Ali sangat menyesal mendengar hal itu. Zahra sadar dan Ali langsung meminta maaf kepada Zahra tanpa memberitahukan bahwa dia telah mengalami keguguran. Pada akhirnya, Zahra tahu bahwa dia keguguran karena Ayana mengatakannya. Hatinya benar-benar telah dibuat hancur berkali-kali. Ditambah dengan kenyataan pahit itu dia dengar dari orang yang sangat dia benci. Zahra dengan tegas meminta bercerai. Ali sempat memohon kepada Zahra, namun dia tetapi menolaknya. Perceraian adalah jalan terbaik. Mereka pun berpisah dan Zahra pulang ke rumah orang tuanya. Tak lupa dia mengembalikan cincin pernikahan mereka yang sebelumnya dia berikan kepada ibu Ali. Setelah lama menjalani hidup masing-masing, Ali menjemput Zahra berniat rujuk. Zahra tidak bisa bohong bahwa cintanya masih ada untuk Ali. Ali jatuh sakit dan Zahra merawatnya di rumah sakit. Tiba-tiba Ayana datang dan meminta pertanggungjawaban atas anak Ali yang dikandungnya. Zahra terkejut dan pergi meninggalkan mereka. Ali pun koma dan Zahra kembali dengan terus berdoa untuk kesembuhan Ali. Kebenaran pun terbukti. Anak yang dikandung Ayana bukanlah anak Ali. Secara ajaib, mata Ali terbuka. Ali pun kembali bersama Zahra. Singkatnya, Ayana menikah dengan Dylan, ayah dari anak yang dikandungnya. Tahun demi tahun berlalu. Ali dan Zahra masih sabar menanti anak mereka. Hingga setelah tujuh tahun pernikahan, Zahra dikaruniai seorang anak laki-laki. Mereka pun hidup layaknya sepasang suami-istri yang berkeluarga. 3. Kelebihan Novel Cinta Dalam Diam Novel Cinta Dalam Diam menyelipkan ilmu agama di alur ceritanya. Banyak ajaran-ajaran agama yang bisa diambil pembaca dengan bahasa yang mudah dipahami. Novel ini juga mengajarkan sikap kedewasaan saat seseorang telah menikah. Pernikahan yang mewajibkan seseorang untuk hidup lebih dewasa. 4. Kekurangan Novel Cinta Dalam Diam Kekurangan novel ini adalah masih ditemukannya penulisan kata yang salah. Konflik dalam cerita juga terbilang sangat drama. Alur ceritanya cukup banyak digunakan dan mudah ditebak. 5. Unsur Intrinsik Novel Cinta Dalam Diam Resensi novel Cinta Dalam Diam juga mencakup unsur intrinsiknya. Berikut unsur-unsur intrinsik tersebut. Tema Cinta Dalam Diam mengusung tema percintaan yang didasari oleh sebuah perjodohan yang dilakukan orang tua. Alur Novel ini menggunakan alur campuran, yaitu alur maju dan alur mundur. Tokoh ZahraAliAyanaIbu ZahraIbu AliDanangDylan Latar Waktu Cinta Dalam Diam berlatar pagi, siang, sore, hingga malam hari. Latar Tempat Beberapa tempat dalam cerita yaitu rumah Ali, rumah Zahra, kampus Zahra, rumah sakit, masjid, kantor, Malang, Jakarta, hingga Turki. Latar Suasana Latar suasana dalam cerita ini beragam. Sedih, bahagia, menegangkan hingga mengharukan. Sudut Pandang Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga atau serba tahu. Amanat Dalam novel Cinta Dalam Diam, hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil adalah jodoh tidak akan ke mana-mana. Jika takdir kita adalah dia, maka Allah akan menjaganya. Selalu berada di jalan yang benar. Karena sesungguhnya jalan yang salah pasti membuatmu tersesat dan jauh dari Tuhan. 6. Unsur Ekstrinsik Novel Cinta Dalam Diam Berikut unsur-unsur ekstrinsik Cinta Dalam Diam. Nilai Religius Nilai religius dalam novel ini adalah manusia yang harus selalu melibatkan Tuhan dalam segala sesuatunya. Entah itu kegiatan sehari-hari, pengambilan keputusan, hingga sebuah penyesalan. Dalam segala hal harus selalu ingat kepada Tuhan. Nilai Moral Cinta Dalam Diam mengajarkan kita untuk selalu jujur kepada pasangan. Teguh hati saat menghadapi sebuah masalah, walaupun masalah besar sekalipun. Nilai Sosial Novel Cinta dalam Diam menyiratkan bahwa sebagai seorang manusia harus tetap berbuat baik kepada orang lain meskipun orang lain berbuat jahat. Psikologi Pengarang Psikologi pengarang novel Cinta Dalam Diam menyampaikan katakter tokoh dengan sangat detail. Dapat diketahui bahwa pengarang mempunyai psikologis yang dapat memahami setiap karakter orang di sekitarnya sehingga dapat menciptakan tokoh dengan berbagai karakter. 7. Pesan Moral Novel Cinta Dalam Diam Pesan moral yang berusaha disampaikan di sini adalah selalu berbuat dan berjalan di kebenaran, selalu percaya dengan kehadiran Sang Pencipta. Lindungan dirinya adalah nyata bagi orang yang berada di jalannya. Jangan takut dan jangan lupa berdoa. Kekuasaan Tuhan itu nyata adanya. Akhir Kata Resensi novel Cinta Dalam Diam ini berusaha mengupas tuntas apa yang ada dalam isi novel cinta dalam diam. Semoga bermanfaat khususnya bagi kamu yang merasa penasaran dengan cerita dalam novel ini. Jangan lupa bagikan artikel ini ke media sosial kamu agar makin banyak orang tahu tentang cerita ini secara lengkap. .
  • 90xv0s73sn.pages.dev/102
  • 90xv0s73sn.pages.dev/203
  • 90xv0s73sn.pages.dev/284
  • 90xv0s73sn.pages.dev/479
  • 90xv0s73sn.pages.dev/372
  • 90xv0s73sn.pages.dev/416
  • 90xv0s73sn.pages.dev/30
  • 90xv0s73sn.pages.dev/108
  • cerita pendek cinta dalam diam